Alam seperti ibu bagi yg tersakiti
Mengenal jati diri pada kesakitan hati
Perjuangan memperoleh hakikat terbaik
Dari setiap bagian hidup yg di motivasi
Keadilan hanya sebuah kata semu
Pada kebaikan yg di pertontonkan
Untuk setiap tujuan yang di inginkan
Kata baik yg di ubah menjadi perbuatan
Maka jika kita harus menelusuri jalan dari pertanyaan itu
Tidak ada yg bisa kita lakukan
Selain menapak kaki langkah demi langkah
Menyembunyikan keresahan di balik senyuman
Kegelisahan ini hanyalah bagian dari drama kehidupan
Yang di kisahkan malaikat pada bidadari surga
Sebagai hiburan di kepenatan surgawi
Manusia yg berkehendak menuju puncak kebahagiaan
Ibu sang alam yg tercinta
Ajaranmu untuk selalu tersenyum
Membuatku bisa tetap berjalan di jalur setapak ini
Mengarah menuju kebaikan tertinggi
Dalam hidup setiap manusia
Terima Kasih Ibu,
Kasihmu membuatku damai
Meskipun sudah di sakiti
Meskipun baru saja menangis
:)
—————————————–
Perlahan sangat pelan hingga terang kan menjelang
Cahaya kota kelam mesra menyambut sang petang
Di sini ku berdiskusi dengan alam yg lirih
Kenapa matahari terbit menghangatkan bumi
aku orang malam yg membicarakan terang
aku orang tenang yg menentang kemenangan oleh pedang
Perlahan sangat pelan hingga terang kan menjelang
Cahaya nyali besar mencuat runtuhkan bahaya
Di sini ku berdiskusi dengan alam yg lirih
Kenapa indah pelangi tak berujung sampai di bumi
aku orang malam yg membicarakan terang
aku orang tenang yg menentang kemenangan oleh pedang
cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
yg takkan pernah aku tau dimana jawaban itu
bagai letusan berapi bangunkanku dari mimpi
sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati
Terangi dengan cinta di gelapku
Ketakutan melumpukanku
Terangi dengan cinta di sesatku
Dimana jawaban itu



